Jumat, 03 Juni 2016

PRESS REALESE-DISKUSI KELOMPOK 5

BIDIKMISI

Kamis, 26 Mei 2016, telah diadakan diskusi oleh kelompok 5. Berikut hasil diskusi kami :

Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang hanya ditunjukkan untuk calon mahasiswa tidak mampu. Bidikmisi merupakan bantuan dari pemerintah untuk mahasiswa berprestasi yang kekurangan secara finansial. Penerima bidikmisi dibebaskan dari uang kuliah karena uang kuliah mereka ditanggung oleh negara. Selain dibebaskan dari uang kuliah, penerima beasiswa bidikmisi juga mendapatkan uang saku per bulannya. Terkadang uang saku yang diterima tidak sesuai dengan jadwal, namun hal tersebut bukanlah sebuah masalah besar. Kemudian dalam beasiswa bidikmisi juga ada beberapa agenda kebaikan, seperti KBM ( Kampung Bidikmisi) dan masih banyak lagi. Penerima beasiswa bidikmisi juga dapat ditarik apabila mahasiswa tersebut tidak memenuhi syarat lagi untuk menerima beasiswa bidikmisi. Apabila ada salah satu mahasiswa yang ditarik kembali beasiswa bidikmisinya, maka beasiswa bidikmisi tersebut di berikan kepada penerima beasiswa bidikmisi pengganti. Sekian Press Release Diskusi kelompok 5.

Kampusku Rumahku

         Hampir semua pelajar yang masih duduk di bangku sekolah pada dasarnya merasa bahwa sekolah mereka adalah rumah kedua bagi mereka, karena hampir setengah hari yang mereka miliki dihabiskan di sekolah. Begitupun dengan seorang mahasiswa, apalagi seorang aktivis kampus yang bahkan diwaktu liburpun mereka tetap mendatangi rumah kedua ini. Sama seperti peran guru disekolah sebagai orangtua kedua bagi para siswa, peran tersebut juga dipegang oleh dosen-dosen dikampus. Oleh karena itu sudah seharusnya seorang mahasiswa mengetahui betul seluk beluk rumah kedua mereka ini, terutama isu-isu yang ada di dalamnya. Hal terdekat yang harus mereka tau adalah isu-isu kampus di prodi masing-masing.
Isu-isu yang beredar dikalangan mahasiswa program studi pendidikan matematika sendiri kurang lebih sama seperti isu-isu yang beredar dikampus. Hal tersebut dikemukakan oleh kepala departemen Advokasi dan Keolahragaan BEM MATEMTIKA 2016-2017, Sigit Galih Nugroho ( pendidikan matematika 2014). Dalam wawancara beliau mengemukakan bahwa isu-isu yang ada di prodi pendidikan matematika sejauh ini belum ada masalah berat, masalah yang ada masih sama seperti masalah yang menimpa UNJ, yaitu seperti masalah kenaikan UKT pada golongan 3-8.
Selain itu, isu-isu yang beredar di kalangan mahasiswa program studi pendidikan matematika adalah masalah parkiran UNJ yang terkesan kumuh. Kehilangan helm di parkiran UNJ yang menimpa beberapa mahasiswa, padahal tidak lebih dari satu hari mereka memarkirkan kendaraan mereka. Diharapkan isu-isu yang beredar di kalangan mahasiswa tersebut segera diselesaikan, agar tidak ada lagi masalah-masalah yang menimpa mahasiswa dan seluruh civitas akademika di kampus tercinta.